Langsung ke konten utama

Translate

Tehnik Penjajah Yang Diadopsi

Membuat aturan (Ordonansi/undang-undang) penceramah atau guru agama Islam adalah salah satu nasehat Snouck Hurgronje terhadap pemerintah Hindia Belanda untuk mengendalikan sistem pendidikan Islam di Indonesia.

Pendidikan Islam dianggap penting karena dikhawatirkan melahirkan generasi-generasi pemimpin Islam yang terdidik dan umunya anti penjajah. Dengan asumsi tersebut, pendidikan Islam dinilai sebagai ancaman keberlangsungan misi penjajahan & pengkristenan Nusantara.

Ordonansi ustadz pertama kali dikeluarkan pada 1905 mewajibkan setiap ustadz (guru Agama Islam) untuk meminta dan memperoleh izin terlebih dahulu, sebelum melaksanakan tugasnya. Ordonansi guru pada 1905 ini, dinyatakan berlaku untuk Jawa Madura kecuali Yogyakarta dan Surakarta.

Isi dari ordonansi ini di antaranya:

1. Seorang ustadz baru boleh mengajar bila sudah mendapat izin dari Bupati.

2. Izin tersebut baru diberikan bila ustadz tersebut jelas-jelas bisa dinilai sebagai orang baik, dan pelajaran yang diberikannya tidak bertentangan dengan keamanan ketertiban umum (baca: keamanan status quo penjajah)

3.Ustadz tersebut harus mengisi daftar murid yang diajar, di samping harus menjelaskan materi yang diajarkan.

4.Bupati atau instansi yang berwenang boleh memeriksa daftar itu sewaktu2

5. Ustadz bisa dihukum kurung delapan hari atau denda dua puluh lima rupiah, bila ternyata mengajar tanpa izin atau lalai mengisi/mengirimkan daftar tersebut; atau enggan memperlihatkan daftar itu, berkeberatan memberi keterangan, atau enggan memperlihatkan daftar itu, atau enggan diperiksa oleh berwenang.

6. Izin bisa dicabut bila ternyata berkali-kali ustadz tersebut melanggar peraturan, atau dinilai berkelakuan kurang baik.

Bagi sekolah yang memiliki organisasi teratur, tuntutan ordonansi ini tidak menjadi masalah. Tapi bagi ustadz yg pada umumnya tidak memiliki administrasi memadai dalam mengelola pengajian, peraturan ini memberatkan. Selain itu, banyak diantara ustadz waktu itu yang tidak bisa membaca huruf Latin, sedangkan yang bisa pun sangat jarang yang mempunyai mesin ketik untuk membuat laporan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Doa Masuk Dan Keluar Masjid • Nasehat Islam

Doa Masuk Dan Keluar Masjid • Nasehat Islam • Silahkan diamalkan teman teman. Jangan lupa share jika dirasa bermanfaat. Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Utsman Ad Dimasyqi telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz Ad Darawardi dari Rabi'ah bin Abu Abdirrahman dari Abdul Malik bin Sa'id bin Suwaid dia berkata; Saya telah mendengar Abu Humaid atau Abu Usaid Al Anshari berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian masuk Masjid, maka bershalawatlah untuk Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian ucapkanlah: ' Allahummaftahli Abwaba Rahmatika (Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu) ', dan apabila keluar maka ucapkanlah: 'Alahumma Inni As`aluka min Fadllika (Ya Allah, sesungguhnya saya memohon karunia kepada-Mu'." √ Hadits Abu Daud √ Shahih √ Nasehat Islam

Resep Tahu Telur Kecap Istimewa

Resep Tahu Telur Kecap . . Bahan Utama : • 10 buah Tahu. • 4 butir Telur Rebus. • 1 sdt Kecap Ikan. • 1 sdt Kecap Asin. • 1 sdt Saus Tiram. • 2 sdm Kecap Manis. • Minyak Goreng Secukupnya. • Garam, Merica Dan Gula Secukupnya. • Air Secukupnya. • 1/4 buah Tomat. • 1ruas Lengkuas Geprek. . . Bumbu Halus : • 2 pcs Bawang Putih. • 5 Pcs Bawang Merah. • 3 Butir Kemiri. . . . STEP Cara membuat • Goreng Tahu dan Telur sampai kekuningan. Angkat dan sisihkan. • Tumis bumbu halus dan Lengkuas hingga harum. Tambahkan air. Masukan Telur dan Tahu Goreng. • Tambahkan irisan tomat, Kecap Ikan, Kecap Asin, Kecap Manis, Saus Tiram, Garam, Gula dan Merica bubuk. • Masak hingga kuah surut. Test n koreksi rasa. Angkat dan Sajikan.

Resep Martabak Telur Super • Marimasak

Resep MARTABAK TELUR SUPER √ Marimasak Bahan : 8 lembar kulit lumpia 2 butir telur bebek Secukupnya daun bawang 1/2 siung bawang bombay Secukupnya kornet / daging cincang Secukupnya minyak untuk menumis Secukupnya garam, lada bubuk / kaldu bubuk . Cara buat : 1. Tumis bawang putih hingga harum, masukkan daging giling / kornet. Lalu tambahkan garam dan lada bubuk. Koreksi rasa. 2. Masukkan tumisan daging kedalam wadah yang sudah terisi daun bawang dan telur bebek. Setelah itu koreksi rasa lagi. 3. Klo udah oke, masukkan bahan ke dalam kulit lumpia. Goreng hingga kecoklatan. . . Kuah Cuko : Didihkan air, masukkan garam, gula merah, cuka sedikit demi sedikit sampai rasanya pas. Acar : Campurkan kedalam wadah ketimun (yang sudah di buang bijinya) dan wortel yang di potong dadu, cabai rawit, bawang merah, lalu tambahkan sedikit air, gula pasir, garam dan cuka. .