Langsung ke konten utama

Translate

Fatwa Syaikh Albani

Apakah Syaikh Albani memfatwakan BOM BUNUH DIRI di Palestina ?

TIDAK, bahkan beliau berfatwa untuk menyelamatkan agama kaum muslimin palestina.

Jadi ucapan DUSTA yang disampaikan oleh ustadz youtube bahwa Syaikh Albani berfatwa bolehnya bom bunuh diri.

Jangan berdusta atas nama Syaikh Albani wahai ustadz, takutlah kepada Allah, tidak ada BOM BUNUH DIRI atau yang anda sebut sebagai BOM SYAHID,
Berikut fatwa Syaikh Albani untuk Palestina,

Benarkah Syeikh Al-Bani Fatwakan Rakyat Palestina Harus Keluar (Hijrah) Dari Negaranya?

Untuk menjawab masalah ini, maka kami akan menjelaskan duduk permasalahan fatwa Syaikh al-Albani tentang masalah Palesthina ini dalam beberapa point berikut:

1. Hijrah dan jihad terus berlanjut hingga hari kiamat tiba.

2. Fatwa tersebut tidak diperuntukkan kepada negeri atau bangsa tertentu.

3. Nabi Muhammad sebagai Nabi yang mulia, beliau hijrah dari kota yang mulia, yaitu Mekkah.

4. Hijrah hukumnya wajib ketika seorang muslim tidak mendapatkan ketetapan dalam tempat tinggalnya yang penuh dengan ujian agama, dia tidak mampu untuk menampakkan hukum-hukum syar’i yang dibebankan Allah kepadanya, bahkan dia khawatir terhadap cobaan yang menimpa dirinya sehingga menjadikannya murtad dari agama.

Inilah inti fatwa Syaikh al-Albani yang seringkali disembunyikan!!
Imam Nawawi berkata dalam Roudhatut Tholibin 10/282: “Apabila seorang muslim merasa lemah di Negara kafir, dia tidak mampu untuk menampakkan agama Allah, maka haram baginya untuk tinggal di tempat tersebut dan wajib baginya untuk hijrah ke negeri Islam.
.
5. Apabila seorang muslim menjumpai tempat terdekat dari tempat tinggalnya untuk menjaga dirinya, agamanya dan keluarganya, maka hendaknya dia hijrah ke tempat tersebut tanpa harus ke luar negerinya, karena hal itu lebih mudah baginya untuk kembali ke kampung halaman bila fitnah telah selesai. .

6. Hijrah sebagaimana disyari’atkan dari Negara ke Negara lainnya, demikian juga dari kota ke kota lainnya atau desa ke desa lainnya yang masih dalam negeri.

Point ini juga banyak dilalaikan oleh para pendengki tersebut, sehingga mereka berkoar di atas mimbar dan menulis di koran-koran bahwa Syaikh al-Albani memerintahkan penduduk Palesthina untuk keluar darinya!!! Demikian, tanpa perincian dan penjelasan!!!

7. Tujuan hijrah adalah untuk mempersiapkan kekuatan untuk melawan musuh-musuh Islam dan mengembalikan hukum Islam seperti sebelumnya.

8. Semua ini apabila ada kemampuan. Apabila seorang muslim tidak mendapati tanah untuk menjaga diri dan agamanya kecuali tanah tempat tinggalnya tersebut, atau ada halangan-halangan yang menyebabkan dia tidak bisa hijrah, atau dia menimbang bahwa tempat yang akan dia hijrah ke sana sama saja, atau dia yakin bahwa keberadaannya di tempatnya lebih aman untuk agama, diri dan keluarganya, atau tidak ada tempat hijrah kecuali ke negeri kafir juga, atau keberadaannya untuk tetap di tempat tinggalnya lebih membawa maslahat yang lebih besar, baik maslahat untuk umat atau untuk mendakwahi musuh dan dia tidak khawatir terhadap agama dan dirinya, maka dalam keadaan seperti ini hendaknya dia tetap tinggal di tempat tinggalnya, semoga dia mendapatkan pahala hijrah. Imam Nawawi berkata dalam Roudhah 10/282: “Apabila dia tidak mampu untuk hijrah, maka dia diberi udzur sampai dia mampu“. Demikian juga dalam kasus Palestina secara khusus, Syaikh al-Albani mengatakan: “Apakah di Palesthina ada sebuah desa atau kota yang bisa dijadikan tempat untuk tinggal dan menjaga agama dan aman dari fitnah mereka?! Kalau memang ada, maka hendaknya mereka hijrah ke sana dan tidak keluar dari Palestina, karena hijrah dalam negeri adalah mampu dan memenuhi tujuan”.

Demikianlah perincian Syaikh al-Albani, lantas apakah setelah itu kemudian dikatakan bahwa beliau berfatwa untuk mengosongkan tanah Palesthina atau untuk menguntungkan Yahudi?!! Diamlah wahai para pencela dan pendeki, sesungguhnya kami berlindung kepada Allah dari kejahilan dan kezhaliman kalian!!. 9. Hendaknya seorang muslim meyakini bahwa menjaga agama dan aqidah lebih utama daripada menjaga jiwa dan tanah.

10. Anggaplah Syaikh al-Albani keliru dalam fatwa ini, apakah kemudian harus dicaci maki dan divonis dengan sembrangan kata?!! Bukankah beliau telah berijtihad dengan ilmu, hujjah dan kaidah?!! Bukankah seorang ulama apabila berijtihad, dia dapat dua pahala dan satu pahala bila dia salah?! Lantas, seperti inikah balasan yang beliau terima?!! 11. Syaikh Zuhair Syawisy mengatakan dalam tulisannya yang dimuat dalam Majalah Al Furqon, edisi 115, hlm. 19 bahwa Syaikh al-Albani telah bersiap-siap untuk melawan Yahudi, hampir saja beliau sampai ke Palestina, tetapi ada larangan pemerintah untuk para mujahidin”. Syaikh al-Albani sampai ke Palestina pada tahun 1948 dan beliau sholat di masjidil Aqsho dan kembali sebagai pembimbing pasukan Saudi yang tersesat di jalan.  Lihat kisah selengkapnya dalam bukunya berjudul “Rihlatii Ila Nejed”. (perjalananku ke Nejed). Kami kira, keterangan singkat di atas cukup untuk membungkam mulut-mulut durhaka dan tulisan-tulisan hina yang menuding dengan sembarangan kata!! Wallahu A’lam.

Abu Ubaidah Yusuf As-Sidawi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Doa Masuk Dan Keluar Masjid • Nasehat Islam

Doa Masuk Dan Keluar Masjid • Nasehat Islam • Silahkan diamalkan teman teman. Jangan lupa share jika dirasa bermanfaat. Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Utsman Ad Dimasyqi telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz Ad Darawardi dari Rabi'ah bin Abu Abdirrahman dari Abdul Malik bin Sa'id bin Suwaid dia berkata; Saya telah mendengar Abu Humaid atau Abu Usaid Al Anshari berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian masuk Masjid, maka bershalawatlah untuk Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian ucapkanlah: ' Allahummaftahli Abwaba Rahmatika (Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu) ', dan apabila keluar maka ucapkanlah: 'Alahumma Inni As`aluka min Fadllika (Ya Allah, sesungguhnya saya memohon karunia kepada-Mu'." √ Hadits Abu Daud √ Shahih √ Nasehat Islam

Resep Tahu Telur Kecap Istimewa

Resep Tahu Telur Kecap . . Bahan Utama : • 10 buah Tahu. • 4 butir Telur Rebus. • 1 sdt Kecap Ikan. • 1 sdt Kecap Asin. • 1 sdt Saus Tiram. • 2 sdm Kecap Manis. • Minyak Goreng Secukupnya. • Garam, Merica Dan Gula Secukupnya. • Air Secukupnya. • 1/4 buah Tomat. • 1ruas Lengkuas Geprek. . . Bumbu Halus : • 2 pcs Bawang Putih. • 5 Pcs Bawang Merah. • 3 Butir Kemiri. . . . STEP Cara membuat • Goreng Tahu dan Telur sampai kekuningan. Angkat dan sisihkan. • Tumis bumbu halus dan Lengkuas hingga harum. Tambahkan air. Masukan Telur dan Tahu Goreng. • Tambahkan irisan tomat, Kecap Ikan, Kecap Asin, Kecap Manis, Saus Tiram, Garam, Gula dan Merica bubuk. • Masak hingga kuah surut. Test n koreksi rasa. Angkat dan Sajikan.

Resep Martabak Telur Super • Marimasak

Resep MARTABAK TELUR SUPER √ Marimasak Bahan : 8 lembar kulit lumpia 2 butir telur bebek Secukupnya daun bawang 1/2 siung bawang bombay Secukupnya kornet / daging cincang Secukupnya minyak untuk menumis Secukupnya garam, lada bubuk / kaldu bubuk . Cara buat : 1. Tumis bawang putih hingga harum, masukkan daging giling / kornet. Lalu tambahkan garam dan lada bubuk. Koreksi rasa. 2. Masukkan tumisan daging kedalam wadah yang sudah terisi daun bawang dan telur bebek. Setelah itu koreksi rasa lagi. 3. Klo udah oke, masukkan bahan ke dalam kulit lumpia. Goreng hingga kecoklatan. . . Kuah Cuko : Didihkan air, masukkan garam, gula merah, cuka sedikit demi sedikit sampai rasanya pas. Acar : Campurkan kedalam wadah ketimun (yang sudah di buang bijinya) dan wortel yang di potong dadu, cabai rawit, bawang merah, lalu tambahkan sedikit air, gula pasir, garam dan cuka. .