Langsung ke konten utama

Translate

Tersenyum

TERSENYUMLAH !

Muslimah Cantik Indonesia

     Tertawa yang wajar itu laksana 'balsem' bagi kegalauan dan 'salep' bagi kesedihan.
Pengaruhnya sangat kuat sekali untuk membuat jiwa bergembira dan hati berbahagia.
Bahkan, karena itu Abu Darda' sempat berkata;

“Sesungguhnya aku akan tertawa untuk membahagiakan hatiku”.

Dan Rasulullah s.a.w. sendiri sesekali tertawa hingga tampak gerahamnya.
Begitulah tertawanya orang-orang yang berakal dan mengerti tentang penyakit jiwa serta pengobatannya."

     Tertawa merupakan puncak kegembiraan, titik tertinggi keceriaan, dan ujung rasa suka cita.
Namun, yang demikian itu adalah tertawa yang tidak berlebihan sebagaimana dikatakan dalam pepatah;

"Janganlah engkau banyak tertawa, sebab banyak tertawa itu mematikan bati."

Yakni, tertawalah sewajarnya saja sebagaimana dikatakan juga dalam pepatah yang berbunyi;

"Senyummu di depan saudaramu adalah sedekah."

Bahkan, tertawalah sebagaimana Nabi Sulaiman ketika;

... ia tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu.
(QS. An-Naml: 19),

Janganlah tertawa sinis dan sombong sebagaimana dilakukan orang-orang kafir;

... tatkala dia datang kepada mereka dengan membawa mukjizat-mukjizat
Kami dengan serta merta mereka menertawakannya.
(QS. Az-Zukhruf: 47)

Dan salah satu nikmat Allah yang diberikan kepada penghuni surga adalah tertawa.

Maka pada hari ini orang-orang yang beriman
menertawakan orang-orang kafir.
(QS. Al-Muthaffifin: 34)

     Orang Arab senang memuji orang yang murah senyum dan selalu tampak ceria.
Menurut mereka, perangai yang demikian itu merupakan pertanda kelapangan dada,
kedermawanan sifat, kemurahan hati, kewibawaan perangai, dan ketanggapan pikiran.

"Wajah nan berseri tanda suka memberi,dan, tentu bersuka cita saat dipinta."

Dalam kitab "Harim", Zuher bersyair;

"kau melihatnya senantiasa gembira saat kau datang,
seolah engkau memberinya apa yang engkau minta padanya"

     Pada dasarnya, Islam sendiri dibangun atas dasar prinsip prinsip keseimbangan,
baik dalam hal akidah, ibadah, akhlak maupun tingkah laku.
Maka dari itu, Islam tak mengenal kemuraman yang menakutkan, dan tertawa lepas yang tak berarturan.
Akan tetapi sebaliknya, Islam senantiasa mengajarkan kesungguhan yang penuh wibawa dan ringan langkah yang terarah.

Abu Tamam mengatakan;

"Demi jiwaku yang bapakku menebusnya untukku,
ia laksana pagi yang diharapkan dan bintang yang dinantikan.
Canda kadang menjadi serius,
namun hidup tanpa canda jadi kering kerontang"

     Muram durja dan muka masam adalah cermin dari jiwa yang galau, pikiran yang kacau, dan kepala yang rancau balau. Dan;

...Sesudah itu, dia bermuka masam dan merengut.
(QS. Al-Muddatstsir: 22)

Wajah mereka cemberut karena sombong,
seolah mereka dilempar dengan paksa ke neraka.
Tidak seperti kaum, yang bila kau jumpai bak bintang
gemintang yang jadi petunjuk bagi pejalan malam.

Sabda Rasulullah:

"Meski engkau hanya menjumpai saudaramu denganwajah berseri."

Dalam Faidhul Khathir, Ahmad Amin menjelaskan demikian:

"Orang yang murah tersenyum dalam menjalani hidup ini
bukan saja orang yang paling mampu membahagiakan diri sendiri,
tetapi juga orang yang paling mampu berbuat,
orang yang paling sanggup memikul tanggung jawab,
orang yang paling tangguh menghadapi kesulitan
dan memecahkan persoalan, serta orang yang
paling dapat menciptakan hal-hal yang bermanfaat
bagi dirinya sendiri dan orang lain."

Andai saja saya disuruh memilih antara harta yang banyak atau kedudukan yang tinggi dengan jiwa yang tenteram damai dan selalu tersenyum, 
pastilah aku memilih yang kedua. Sebab, apa artinya harta yang banyak bila wajah selalu cemberut?
Apa artinya kedudukan bila jiwa selalu cemas? Apa artinya semua yang ada di dunia ini, bila perasaan selalu sedih

seperti orang yang usai mengantar jenazah kekasihnya?
Apa arti kecantikan seorang isteri jika selalu cemberut dan hanya membuat rumah tangga menjadi neraka saja?
Tentu saja, seorang isteri yang tidak terlalu cantik akan seribu kali lebih baik jika dapat menjadikan rumah tangga senantiasa laksana surga yang menyejukkan setiap saat.

Senyuman tak akan ada harganya bila tidak terbit dari hati yang tulus dan tabiat dasar seorang manusia.
Setiap bunga tersenyum, hutan tersenyum, sungai dan laut juga tersenyum. Langit, bintang-gemintang dan burung-burung, semuanya tersenyum.
Dan manusia, sesuai watak dasarnya adalah makhluk yang suka tersenyum. Itu bila dalam dirinya tidak bercokol penyakit tamak, jahat, dan egoisme yang selalu membuat rona wajah tampak selalu kusut dan cemberut.

Adapun bila ketiga hal itu meliputi seseorang, niscaya ia akan menjelma sebagai manusia yang selalu mengingkari keindahan alam semesta.
Artinya, orang yang selalu bermuram durja dan pekat jiwanya tak akan pernah melihat keindahan dunia ini sedikitpun.
Ia juga tak akan mampu melihat hakekat atau kebenaran dikarenakan kekotoran hatinya.

Betapapun, setiap manusia akan melihat dunia ini melalui perbuatan, pikiran dan dorongan hidupnya.
Yakni, bila amal perbuatannya baik, pikirannya bersih dan motivasi hidupnya suci,
maka kacamata yang akan ia gunakan untuk melihat dunia ini pun akan bersih.
Dan karena itu, ia akan melihat dunia ini tampak sangat indah mempesona.
Namun, bila tidak demikian, maka kacamata yang akan ia gunakan melihat dunia ini adalah kacamata gelap
yang membuat segala sesuatu di dunia ini tampak serba hitam dan pekat.

(DR. 'Aidh al-Qarni)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Doa Masuk Dan Keluar Masjid • Nasehat Islam

Doa Masuk Dan Keluar Masjid • Nasehat Islam • Silahkan diamalkan teman teman. Jangan lupa share jika dirasa bermanfaat. Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Utsman Ad Dimasyqi telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz Ad Darawardi dari Rabi'ah bin Abu Abdirrahman dari Abdul Malik bin Sa'id bin Suwaid dia berkata; Saya telah mendengar Abu Humaid atau Abu Usaid Al Anshari berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian masuk Masjid, maka bershalawatlah untuk Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian ucapkanlah: ' Allahummaftahli Abwaba Rahmatika (Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu) ', dan apabila keluar maka ucapkanlah: 'Alahumma Inni As`aluka min Fadllika (Ya Allah, sesungguhnya saya memohon karunia kepada-Mu'." √ Hadits Abu Daud √ Shahih √ Nasehat Islam

Resep Tahu Telur Kecap Istimewa

Resep Tahu Telur Kecap . . Bahan Utama : • 10 buah Tahu. • 4 butir Telur Rebus. • 1 sdt Kecap Ikan. • 1 sdt Kecap Asin. • 1 sdt Saus Tiram. • 2 sdm Kecap Manis. • Minyak Goreng Secukupnya. • Garam, Merica Dan Gula Secukupnya. • Air Secukupnya. • 1/4 buah Tomat. • 1ruas Lengkuas Geprek. . . Bumbu Halus : • 2 pcs Bawang Putih. • 5 Pcs Bawang Merah. • 3 Butir Kemiri. . . . STEP Cara membuat • Goreng Tahu dan Telur sampai kekuningan. Angkat dan sisihkan. • Tumis bumbu halus dan Lengkuas hingga harum. Tambahkan air. Masukan Telur dan Tahu Goreng. • Tambahkan irisan tomat, Kecap Ikan, Kecap Asin, Kecap Manis, Saus Tiram, Garam, Gula dan Merica bubuk. • Masak hingga kuah surut. Test n koreksi rasa. Angkat dan Sajikan.

Resep Martabak Telur Super • Marimasak

Resep MARTABAK TELUR SUPER √ Marimasak Bahan : 8 lembar kulit lumpia 2 butir telur bebek Secukupnya daun bawang 1/2 siung bawang bombay Secukupnya kornet / daging cincang Secukupnya minyak untuk menumis Secukupnya garam, lada bubuk / kaldu bubuk . Cara buat : 1. Tumis bawang putih hingga harum, masukkan daging giling / kornet. Lalu tambahkan garam dan lada bubuk. Koreksi rasa. 2. Masukkan tumisan daging kedalam wadah yang sudah terisi daun bawang dan telur bebek. Setelah itu koreksi rasa lagi. 3. Klo udah oke, masukkan bahan ke dalam kulit lumpia. Goreng hingga kecoklatan. . . Kuah Cuko : Didihkan air, masukkan garam, gula merah, cuka sedikit demi sedikit sampai rasanya pas. Acar : Campurkan kedalam wadah ketimun (yang sudah di buang bijinya) dan wortel yang di potong dadu, cabai rawit, bawang merah, lalu tambahkan sedikit air, gula pasir, garam dan cuka. .