Langsung ke konten utama

Translate

Provokasi Kaum Kafir

Muslimah Cantik Indonesia

HATI-HATI DENGAN PROVOKASI KAUM KAFIR.
.
.
Salah satu Ghazwul Fikri/Perang Pemikiran orang yang anti islam & orang-orang kafir untuk menyesatkan dan meracuni pemikiran Muslim/Muslimah.
.
Khususnya untuk Muslimah agar memiliki persepsi:
“LEBIH BAIK TIDAK BERJILBAB, DARIPADA BERJILBAB tapi BIADAB”
Subhanallah..
.
Ketika Pakaian istri Nabi dan kaum muslimah yang indah mulia mereka hina?
Kita terima???
Kemudian kita disuruh lebih menerima yang tidak berjilbab syar'i tapi memegang Al-Qur'an saja?
Padahal Al-Qur'an hanya dilihat saja, tapi tidak di tunaikan isi perintahnya.
.
Sahabat Muslimah,
mari kita ubah pemikiran ini dengan ;
"BERHIJAB AGAR DIJAUHKAN DARI SIFAT BIADAB"
.
Ketahuilah sahabat, dari tiga hal ini ketika berjilbab:
1. Kewajiban
Jilbab Syar'i itu adalah kewajiban, seruan dari Allah. Tertulis jelas dan terang didalam Al-Qur'an.
2. Pembentukan Akhlak
Itulah yang namanya pembentukan pribadi islami dan dibentuk melalui usaha dan istiqomah.
3. Ibadah kepada Allah,
Saat berjilbab syar'i dengan ikhlas Lillahi Ta'ala Insya Allah akan tumbuh sifat-sifat yang tawadhu, rasa cinta kepada Allah, perasaan bangga pada islam, ingin menjadi pribadi yang baik & maju kedepan, dan tentunya akan jauh dari perasaan "GALAU", Insya Allah.
.
Orang-orang yang istiqomah berhijab tidak sembarangan,
apalagi seperti gambar yang di tujukan diatas,
merokok. NO !!
.
Pernah dengar di Prancis, yang wanita-wanita berhijab di fitnah oleh orang non-muslim Paris?
Mereka sengaja berjilbab hitam-hitam dan berniqab kemudian masuk ke toko-toko membeli minuman Alkohol, dan mereka membawa botol bir alkohol itu sambil merokok ditoko-toko.
Itu semua supaya apa?
Supaya orang berpandangan BURUK terhadap Islam. Subhanallah..
.
Sahabat, Jangan mudah menerima hal-hal yang datang dari luar pemikiran Islam.
Islam ini mulia didalamnya penuh kebaikan.
Jikapun belum bisa mengerjakannya,
MAKA BERBAIK SANGKA-lah dahulu terhadap agama kita sendiri.
.
Jangan mau di racuni oleh 3F orang-orang yang anti islam (Fun, Food, Fashion)

JANGAN TERPROVOKASI !!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah 1. dari Abu Hurairah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Imam sebagai penjamin sedangkan mu'adzin sebagai orang yang dipercaya. Ya Allah, luruskanlah para imam dan ampunilah para mu'adzin." Abu Isa berkata; "Dalam bab ini juga ada riwayat dari 'Aisyah, Sahl bin Sa'd dan Uqbah bin 'Amir." Abu Isa berkata; "Hadits Abu Hurairah diriwayatkan oleh Sufyan Ats Tsauri dan Hafsh bin Ghiyats dan beberapa orang dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Asbath bin Muhammad juga meriwayatkan dari Al A'masy, ia berkata; "Aku pernah dibacakan sebuah hadits dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan Nafi' bin Sulaiman meriwayatkan hadits ini dari Muhammad bin Abu Shalih dari ayahnya dari 'Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Abu Isa berkata; "Aku mendenga...

Hadits Bukhari No. 116

"Aku berkata, "Wahai Rasulullah, aku telah mendengar dari tuan banyak hadits namun aku lupa. Beliau lalu bersabda: "Hamparkanlah selendangmu." Maka aku menghamparkannya, beliau lalu (seolah) menciduk sesuatu dengan tangannya, lalu bersabda: "Ambillah." Aku pun mengambilnya, maka sejak itu aku tidak pernah lupa lagi." Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Al Mundzir berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik dengan redaksi seperti ini, atau dia berkata, "Menuangkan ke dalam tangannya." (HR. Bukhari: 116)

Larangan Untuk Niyahah (Meratapi Mayit)

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Asbath telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Hafshah dari Ummu 'Athiyah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah membai'at kami untuk tidak melakukan Niyahah (meratapi mayit). Maka tidak seorang wanita pun dari kami yang wafat (lalu kami meratapinya) kecuali lima orang, termasuk di antaranya adalah Ummu Sulaim." HR. Muslim