Langsung ke konten utama

Translate

Roti Kasur • Marimasak

ROTI KASUR

Bahan Roti :
250 gr terigu protein tinggi
50 gr gula pasir
5,5 gr ragi instant (1/2 sachet)
1 sdm susu bubuk
2 kuning telur
125 ml susu cair
50 gr margarin
1 sdm pasta talas (saya pakai pasta toffieco)

Olesan :
Selai Coklat secukupnya
Keju cheddar parut secukupnya

Cara membuat :
1. Campur  semua bahan, uleni hingga kalis. Bulatkan adonan, diamkan selama 60 menit atau mengembang hingga 2 x lipatnya, tutup dengan plastik wrap atau serbet lembab.

2. Setelah mengembang, kempiskan adonan, timbang masing-masing 50 gr. Bulatkan.

3. Susun di loyang,  panggang dengan suhu 200 derajat celcius, selama 25 menit api bawah dan 10 menit api atas . Ini di oven saya, sesuaikan dengan suhu oven masing-masing ya.

4. Setelah matang oles permukaan roti dengan margarin.  Belah roti, oles dengan selai coklat, beri taburan keju cheddar. Roti siap disajikan.
.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah 1. dari Abu Hurairah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Imam sebagai penjamin sedangkan mu'adzin sebagai orang yang dipercaya. Ya Allah, luruskanlah para imam dan ampunilah para mu'adzin." Abu Isa berkata; "Dalam bab ini juga ada riwayat dari 'Aisyah, Sahl bin Sa'd dan Uqbah bin 'Amir." Abu Isa berkata; "Hadits Abu Hurairah diriwayatkan oleh Sufyan Ats Tsauri dan Hafsh bin Ghiyats dan beberapa orang dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Asbath bin Muhammad juga meriwayatkan dari Al A'masy, ia berkata; "Aku pernah dibacakan sebuah hadits dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan Nafi' bin Sulaiman meriwayatkan hadits ini dari Muhammad bin Abu Shalih dari ayahnya dari 'Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Abu Isa berkata; "Aku mendenga...

Hadits Bukhari No. 116

"Aku berkata, "Wahai Rasulullah, aku telah mendengar dari tuan banyak hadits namun aku lupa. Beliau lalu bersabda: "Hamparkanlah selendangmu." Maka aku menghamparkannya, beliau lalu (seolah) menciduk sesuatu dengan tangannya, lalu bersabda: "Ambillah." Aku pun mengambilnya, maka sejak itu aku tidak pernah lupa lagi." Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Al Mundzir berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik dengan redaksi seperti ini, atau dia berkata, "Menuangkan ke dalam tangannya." (HR. Bukhari: 116)

Larangan Untuk Niyahah (Meratapi Mayit)

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Asbath telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Hafshah dari Ummu 'Athiyah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah membai'at kami untuk tidak melakukan Niyahah (meratapi mayit). Maka tidak seorang wanita pun dari kami yang wafat (lalu kami meratapinya) kecuali lima orang, termasuk di antaranya adalah Ummu Sulaim." HR. Muslim