Langsung ke konten utama

Translate

Resep Tako Nangka • Marimasak

TAKO NANGKA

Assalamu’alaykum, selamat berakhir pekan semuanya. Ini cemilan enak banget deh, manis ketemu asin jadinya klop. Seharusnya ini pake takir pandan, tapi saya tuker ke cup puding biar lebih cepet 😆 Saya pake resep dari mba Hesti, makasiya mba resepnya dan izin share resepnya 🙏🏻 Untuk lapisan bawah saya pake blenderan pandan + suji jadi ijonya beneran ijo banget + alami💚

TAKO NANGKA by @rahmi.handayani
Bahan lapisan bawah :
- 25 gr tepung hunkwe putih
- 25 gr tepung beras
- 1 1/2 cup air (saya: 1 cup air + 1/2 cup air blenderan pandan+suji)
- 1/2 cup gula pasir
- 6 buah mata nangka, buang biji lalu potong kotak kecil

Bahan lapisan atas :
- 25 gr tepung hunkwe putih
- 2 cup santan
- 1/2 sdt garam
Cara membuat : 
1. Buat terlebih dahulu takir dari daun pandan (sekitar 10 buah dengan masing masing sisi 6 cm) (saya pake cup puding)
2. Campurkan semua bahan lapisan bawah kecuali nangka ke dalam panci. Aduk rata. Masak di atas api sedang sambil terus diaduk sampai mengental dan meletup letup. Angkat. Masukkan nangka, aduk rata.
3. Tuangkan adonan ke dalam cup puding sampai setinggi setengah tinggi cup. Biarkan dingin (jangan dimasukkan kulkas).
4. Dalam panci yang lain, masak bahan lapisan atas. Aduk terus sampai meletup letup. Angkat.
5. Tuangkan ke atas lapisan bawah. Biarkan hilang uap panasnya dan masukkan ke dalam kulkas. Siap disajikan dingin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah 1. dari Abu Hurairah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Imam sebagai penjamin sedangkan mu'adzin sebagai orang yang dipercaya. Ya Allah, luruskanlah para imam dan ampunilah para mu'adzin." Abu Isa berkata; "Dalam bab ini juga ada riwayat dari 'Aisyah, Sahl bin Sa'd dan Uqbah bin 'Amir." Abu Isa berkata; "Hadits Abu Hurairah diriwayatkan oleh Sufyan Ats Tsauri dan Hafsh bin Ghiyats dan beberapa orang dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Asbath bin Muhammad juga meriwayatkan dari Al A'masy, ia berkata; "Aku pernah dibacakan sebuah hadits dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan Nafi' bin Sulaiman meriwayatkan hadits ini dari Muhammad bin Abu Shalih dari ayahnya dari 'Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Abu Isa berkata; "Aku mendenga...

Hadits Bukhari No. 116

"Aku berkata, "Wahai Rasulullah, aku telah mendengar dari tuan banyak hadits namun aku lupa. Beliau lalu bersabda: "Hamparkanlah selendangmu." Maka aku menghamparkannya, beliau lalu (seolah) menciduk sesuatu dengan tangannya, lalu bersabda: "Ambillah." Aku pun mengambilnya, maka sejak itu aku tidak pernah lupa lagi." Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Al Mundzir berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik dengan redaksi seperti ini, atau dia berkata, "Menuangkan ke dalam tangannya." (HR. Bukhari: 116)

Larangan Untuk Niyahah (Meratapi Mayit)

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Asbath telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Hafshah dari Ummu 'Athiyah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah membai'at kami untuk tidak melakukan Niyahah (meratapi mayit). Maka tidak seorang wanita pun dari kami yang wafat (lalu kami meratapinya) kecuali lima orang, termasuk di antaranya adalah Ummu Sulaim." HR. Muslim