Langsung ke konten utama

Translate

Klepon Cookies • Marimasak

KLEPON COOKIES

Imlek bentar lagi mulai bebikinan kue kering buat ngisi toples. Aku bikin 2x lipat dari resep dan lumayan pegel buletinnya kemaren malem, untungnya adonan cookies bisa disimpan dikulkas, jadi sisanya aku buletin lagi tadi subuh. Cookies klepon ini wangiiii banget 😍. untuk isiannya harus pake kelapa parut kering yah supaya tahan lama, klo bukan yang kering ntar bisa basi.

KLEPON COOKIES

Bahan kulit :
100 gr butter
165 gr margarin
2 butir kuning telor
3 sdm gula halus
3 sdm susu bubuk
100 gr tepung maizena
325 gr tepung terigu protein rendah
1 sdm pasta pandan.

Bahan  isian unti kelapa :
100 gr kelapa kering ( Desiccated coconut)
150 gr gula merah
150 ml air putih
1 sdt garam
1 sdm maizena.

Cara membuat:

1. Isian unti : Masak gula merah , air , maizena di masak sampai kental dan diangkat dari kompor kemudian masukan kelapa kering dan garam, aduk rata dan pulung/ bulatkan saat sudah dingin

2. Kulit cookies: Mixer butter , margarin dan gula sebentar aja kemudian masukan kuning telor dan di mixer lagi sebentar hingga rata

3. Masukan tepung terigu, susu bubuk dan maizena aduk rata dengan spatula, masukkan pasta pandan aduk rata

4. Bulatkan adonan dan pipihkan isi dengan unti kelapa dan lakukan hingga adonan habis habis

5. Panggang di suhu 160 c selama 35 menit atau sampai matang dgn api atas bawah, setelah dingin oles kuning telor diatasnya dan taburkan kelapa kering dan panggang lagi 7 menit api atas aja

6. Setelah matang , dinginkan di cooling rack dan masukkan dalam wadah rapat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah 1. dari Abu Hurairah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Imam sebagai penjamin sedangkan mu'adzin sebagai orang yang dipercaya. Ya Allah, luruskanlah para imam dan ampunilah para mu'adzin." Abu Isa berkata; "Dalam bab ini juga ada riwayat dari 'Aisyah, Sahl bin Sa'd dan Uqbah bin 'Amir." Abu Isa berkata; "Hadits Abu Hurairah diriwayatkan oleh Sufyan Ats Tsauri dan Hafsh bin Ghiyats dan beberapa orang dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Asbath bin Muhammad juga meriwayatkan dari Al A'masy, ia berkata; "Aku pernah dibacakan sebuah hadits dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan Nafi' bin Sulaiman meriwayatkan hadits ini dari Muhammad bin Abu Shalih dari ayahnya dari 'Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Abu Isa berkata; "Aku mendenga...

Hadits Bukhari No. 116

"Aku berkata, "Wahai Rasulullah, aku telah mendengar dari tuan banyak hadits namun aku lupa. Beliau lalu bersabda: "Hamparkanlah selendangmu." Maka aku menghamparkannya, beliau lalu (seolah) menciduk sesuatu dengan tangannya, lalu bersabda: "Ambillah." Aku pun mengambilnya, maka sejak itu aku tidak pernah lupa lagi." Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Al Mundzir berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik dengan redaksi seperti ini, atau dia berkata, "Menuangkan ke dalam tangannya." (HR. Bukhari: 116)

Larangan Untuk Niyahah (Meratapi Mayit)

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Asbath telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Hafshah dari Ummu 'Athiyah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah membai'at kami untuk tidak melakukan Niyahah (meratapi mayit). Maka tidak seorang wanita pun dari kami yang wafat (lalu kami meratapinya) kecuali lima orang, termasuk di antaranya adalah Ummu Sulaim." HR. Muslim