Langsung ke konten utama

Translate

Tips Hijrah Ke Hijab Syar'i • Aulia Izzatunisa

TIPS HIJRAH KE HIJAB SYAR'I

Assalamu'alaikum ukhty shalihah.. Berikut tips-tips jika ingin memulai atau mencoba untuk berhijab syar'i😇

1. Begitu ada keinginan untuk mulai berhijab syar'i, langsung mulai. Jangan dipikir nanti begini, nanti begitu. karena gak akan ada habisnya. Biasakan saja diri kita dengan hijab panjang, lama-lama kita akan menemukan kenyamanannya.

2. Kalau kalian aktif di social media, cobalah lebih banyak follow akun-akun yang menginspirasi untuk berhijab syar'i atau follow sosok-sosok inspiratif yang berhijab syar'i. Karena tidak dipungkiri kalau kita banyak follow akun yang memperlihatkan hijab style yang masa kini dan keren, kita juga ingin seperti itu. Yaa kalau sudah begitu, harus diingat balik lagi tujuan berhijab kita apa, untuk terlihat keren dimata manusia atau Allah Subhanahu Wa Ta'ala :)

3. Jangan beralasan untuk berhijab syar'i itu mahal karena harus beli baju baru atau harga baju syar'i set yang mahal-mahal. Kalian bisa koq pakai yang ada. Bisa cari info dan tutorial hijab syar'i dari google dan youtube juga lho..

4. Coba lebih banyak membaca buku ataupun tulisan yang bikin kita JLEB JLEB JLEB. Banyak yang beralasan, kalau kita sudah tahu ilmunya tapi tidak dipraktekkan kan kita berdosa. Jadi lebih baik tidak baca, jadi tidak tahu, dan tidak berdosa. Padahal ini juga salah. Sebagai umat Islam, kita diwajibkan untuk terus menuntut ilmu Agama. Kita wajib mencari tahu yang benar tentang Islam dan ajaran-ajarannya yang benar-benar sesuai Al-Qur'an dan hadist.

5. Tips yang terakhir ini agak ekstrem, yaitu Fake It Until You Make It. Bisa dibilang sekarang hijab syar'i kan lagi trend, lagi banyak banget brand yang memproduksi baju syar'i. Yaa ikutin aja trendnya. Kalau menurut saya, tidak apa awalnya mau ikutan trend kalau lama-lama jadi terbiasa. Daripada tidak dimulai-mulai. hehe. Yang penting kalau sudah terbiasa dan nyaman, coba luruskan lagi niatnya, jangan karena trend semata tapi harus karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Hijab syar'i yang di maksud dalam tulisan ini adalah tampilan hijab yang menutup dada, baju longgar dan tidak membentuk badan, dan menutup aurat seperti kaki dan tangan (selain punggung dan telapak tangan). Semoga bermanfaat Ukhty Shalihah 😊

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah 1. dari Abu Hurairah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Imam sebagai penjamin sedangkan mu'adzin sebagai orang yang dipercaya. Ya Allah, luruskanlah para imam dan ampunilah para mu'adzin." Abu Isa berkata; "Dalam bab ini juga ada riwayat dari 'Aisyah, Sahl bin Sa'd dan Uqbah bin 'Amir." Abu Isa berkata; "Hadits Abu Hurairah diriwayatkan oleh Sufyan Ats Tsauri dan Hafsh bin Ghiyats dan beberapa orang dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Asbath bin Muhammad juga meriwayatkan dari Al A'masy, ia berkata; "Aku pernah dibacakan sebuah hadits dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan Nafi' bin Sulaiman meriwayatkan hadits ini dari Muhammad bin Abu Shalih dari ayahnya dari 'Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Abu Isa berkata; "Aku mendenga...

Hadits Bukhari No. 116

"Aku berkata, "Wahai Rasulullah, aku telah mendengar dari tuan banyak hadits namun aku lupa. Beliau lalu bersabda: "Hamparkanlah selendangmu." Maka aku menghamparkannya, beliau lalu (seolah) menciduk sesuatu dengan tangannya, lalu bersabda: "Ambillah." Aku pun mengambilnya, maka sejak itu aku tidak pernah lupa lagi." Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Al Mundzir berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik dengan redaksi seperti ini, atau dia berkata, "Menuangkan ke dalam tangannya." (HR. Bukhari: 116)

Larangan Untuk Niyahah (Meratapi Mayit)

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Asbath telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Hafshah dari Ummu 'Athiyah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah membai'at kami untuk tidak melakukan Niyahah (meratapi mayit). Maka tidak seorang wanita pun dari kami yang wafat (lalu kami meratapinya) kecuali lima orang, termasuk di antaranya adalah Ummu Sulaim." HR. Muslim