Langsung ke konten utama

Translate

Resep Sate Ayam Kacang Nikmat - Marimasak

SATE AYAM KUANG KACANG
.
SATE
BAHAN:
250 gr daging ayam, potong dadu
1 lembar daun salam
Tusuk sate
1 sdm margarin
2 sdm kecap manis
Bumbu halus:
5 bh bawang merah
3 siung bawang putih
2 cm jahe
1 cm kunyit
.
CARA MEMBUAT:
1. Ayam cuci bersih lalu lumuri dengan bumbu halus, tambahkan daun jeruk.
2. Ungkep dengan sedikit air sampai ayam empuk.
3. Tusuk ayam pada tusuk sate. Bakar.
4. Bumbu sisa ungkep  kecap manis  margarin, aduk rata, jadikan bahan olesan saat membakar sate.
.
KUAH KACANG
BAHAN:
200 gr kacang tanah, goreng hingga matang.
2 sdm kecap manis
1 sdm gula merah
1/4 sdm garam
1 lembar daun jeruk
15 bh cabe merah kering
6 siung bawang putih, goreng sebentar
2 bh kemiri, goreng sebentar
150 ml minyak goreng
Air secukupnya
.
CARA MEMBUAT:
1. Haluskan kacang yang telah digoreng, tidak perlu terlalu halus.
2. Bersihkan cabe, buang bijinya, rebus hingga lunak
3. Haluskan cabe, bawang putih dan kemiri.
4. Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak, tambahkan daun jeruk, gula merah, kecap dan garam. Aduk rata.
5. Masukkan kacang. Aduk hingga bumbu tercampur rata.
6. Tambahkan air sedikit demi sedikit sampai tingkat kekentalan yang diinginkan. Masak hingga mendidih.
Penyajian: lontong  irisan mentimun  sedikit tomat  sate  kuah kacang  bawang goreng.
.
Resep dari @rizkaanggraini.ca
.
#resep #resepmasakan #resepmakanan #resepyummy #resepmasakanindonesia #resepdapur #resepmasakannusantara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah 1. dari Abu Hurairah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Imam sebagai penjamin sedangkan mu'adzin sebagai orang yang dipercaya. Ya Allah, luruskanlah para imam dan ampunilah para mu'adzin." Abu Isa berkata; "Dalam bab ini juga ada riwayat dari 'Aisyah, Sahl bin Sa'd dan Uqbah bin 'Amir." Abu Isa berkata; "Hadits Abu Hurairah diriwayatkan oleh Sufyan Ats Tsauri dan Hafsh bin Ghiyats dan beberapa orang dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Asbath bin Muhammad juga meriwayatkan dari Al A'masy, ia berkata; "Aku pernah dibacakan sebuah hadits dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan Nafi' bin Sulaiman meriwayatkan hadits ini dari Muhammad bin Abu Shalih dari ayahnya dari 'Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Abu Isa berkata; "Aku mendenga...

Hadits Bukhari No. 116

"Aku berkata, "Wahai Rasulullah, aku telah mendengar dari tuan banyak hadits namun aku lupa. Beliau lalu bersabda: "Hamparkanlah selendangmu." Maka aku menghamparkannya, beliau lalu (seolah) menciduk sesuatu dengan tangannya, lalu bersabda: "Ambillah." Aku pun mengambilnya, maka sejak itu aku tidak pernah lupa lagi." Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Al Mundzir berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik dengan redaksi seperti ini, atau dia berkata, "Menuangkan ke dalam tangannya." (HR. Bukhari: 116)

Larangan Untuk Niyahah (Meratapi Mayit)

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Asbath telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Hafshah dari Ummu 'Athiyah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah membai'at kami untuk tidak melakukan Niyahah (meratapi mayit). Maka tidak seorang wanita pun dari kami yang wafat (lalu kami meratapinya) kecuali lima orang, termasuk di antaranya adalah Ummu Sulaim." HR. Muslim