Langsung ke konten utama

Translate

Resep Ayam Putri Madura - Marimasak

Hari ini saya bikin AYAM PUTRI MADURA yang rasanya terkenal juara dunia itu  sahabat konon katanya kudapan ini dahulunya dibuat hanya untuk raja dan tamu spesial saja masyaalloh benar2 menu spesial ya sahabat

Resep
1ekor ayam kampung
10siung bawmer
1sdm Ketumbar
7siung kemiri
1/2sdt jintan
2ruas kunyit
5cm lengkuas
Garam dan penyedap
(semua bumbu ini dihaluskan tapi jangan terlalu lembut karena nanti setelah dibuat ngungkep ayam,  bumbu disaring dan digoreng untuk taburan)
Bahan toping
10 siung bawmer
5 siung bawput
2ons cabe hijau
Segengam cabe rawit merah dan hijau
5bh Tomat hijau buang sedikit isinya agar tdk merubah rasa
Lengkuas
Garam, gula, penyedap
1ons kacang goreng

Cara membuat
1. Potong ayam cuci bersih,  didihkan air dan rebus ayam sampai sedikit empuk sekitar 20 menit angkat dan tiriskan
2. Didihkan air di wajan masukkan bumbu ungkep beserta ayam beri 1liter air koreksi rasa dan sesuaikan tingkat gurih asinnya kemudian ungkep hingga lunak dan bumbu meresap
3. Angkat ayam dan tidiskan lalu goreng
4. Ambil bumbu ungkep yg diwajan dg saringan kemudian goreng sebagai kremesan

Membuat toping
Tumis bawmer dan bawput, beri sedikit air kemudian tunggu air mendidih masukkan cabe hijau, cabe merah, cabe rawit, tomat, gula,  garam dan penyedap jangan terlalu lama agar tdk overcook

Komentar

  1. Ayam Putri Madura Jadi lebih mantab, klo yang masakin istri tercinta. 😊

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah 1. dari Abu Hurairah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Imam sebagai penjamin sedangkan mu'adzin sebagai orang yang dipercaya. Ya Allah, luruskanlah para imam dan ampunilah para mu'adzin." Abu Isa berkata; "Dalam bab ini juga ada riwayat dari 'Aisyah, Sahl bin Sa'd dan Uqbah bin 'Amir." Abu Isa berkata; "Hadits Abu Hurairah diriwayatkan oleh Sufyan Ats Tsauri dan Hafsh bin Ghiyats dan beberapa orang dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Asbath bin Muhammad juga meriwayatkan dari Al A'masy, ia berkata; "Aku pernah dibacakan sebuah hadits dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan Nafi' bin Sulaiman meriwayatkan hadits ini dari Muhammad bin Abu Shalih dari ayahnya dari 'Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Abu Isa berkata; "Aku mendenga...

Hadits Bukhari No. 116

"Aku berkata, "Wahai Rasulullah, aku telah mendengar dari tuan banyak hadits namun aku lupa. Beliau lalu bersabda: "Hamparkanlah selendangmu." Maka aku menghamparkannya, beliau lalu (seolah) menciduk sesuatu dengan tangannya, lalu bersabda: "Ambillah." Aku pun mengambilnya, maka sejak itu aku tidak pernah lupa lagi." Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Al Mundzir berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik dengan redaksi seperti ini, atau dia berkata, "Menuangkan ke dalam tangannya." (HR. Bukhari: 116)

Larangan Untuk Niyahah (Meratapi Mayit)

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Asbath telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Hafshah dari Ummu 'Athiyah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah membai'at kami untuk tidak melakukan Niyahah (meratapi mayit). Maka tidak seorang wanita pun dari kami yang wafat (lalu kami meratapinya) kecuali lima orang, termasuk di antaranya adalah Ummu Sulaim." HR. Muslim