Langsung ke konten utama

Translate

Pepes Tongkol Pedas Gurih - Marimasak

Resep Pepes Tongkol Pedas Gurih Tanpa Duri

Begini cara membuat pepes tongkol yang enak, gurih dan lezat. Pepes ini juga bebas duri lho.

Bahan
2 ekor ikan tongkol ukuran sedang (bersihkan kotoran di dalam tubuhnya lalu kukus sebentar dan bersihkan durinya)
Daun pisang secukupnya
Daun kemangi (secukupnya) 
Daun jeruk (secukupnya, kira-kira 2 lembar) 
2 buah tomat merah (iris kecil-kecil atau iris 6 bagian)

Bumbu Pepes (Haluskan)
Garam (secukupnya)
Gula pasir (secukupnya) 
3 buah cabai besar (buang isi) 
7 buah cabai rawit 
5 siung bawang putih 
5 siung bawang merah 
5 butir kemiri 
5 cm jahe 
5 cm lengkuas 
5 cm kunyit Kaldu ayam bubuk (secukupnya)

Cara Membuat
1. Campur ikan tongkol bersama bumbu yang telah dihaluskan dan daun kemangi serta daun jeruk juga tomat.
2. Campur dan aduk hingga tongkol dan bumbu rata. 
3. Siapkan daun pisang lalu bungkus tongkol yang telah dicampur bumbu dengan daun pisang.
3. Bungkus 1 sampai 2 sendok tongkol ke dalam daun pisang lalu bungkus, sematkan lidi di kedua ujung daun pisang. 
4. Kukus pepes di panci yang sudah disiapkan kira-kira selama 30 menit menggunakan api sedang. 
5. Jika pepes sudah matang, matikan kompor dan angkat pepes lalu sajikan.

#resep #resepmasakan #anekaresep #resepbubur #resepmudah #masakan #masakanindonesia #masakanrumah #resepenak #kuliner #oporayam #masakanrumah #anekatumis #anekaresepmasakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah 1. dari Abu Hurairah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Imam sebagai penjamin sedangkan mu'adzin sebagai orang yang dipercaya. Ya Allah, luruskanlah para imam dan ampunilah para mu'adzin." Abu Isa berkata; "Dalam bab ini juga ada riwayat dari 'Aisyah, Sahl bin Sa'd dan Uqbah bin 'Amir." Abu Isa berkata; "Hadits Abu Hurairah diriwayatkan oleh Sufyan Ats Tsauri dan Hafsh bin Ghiyats dan beberapa orang dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Asbath bin Muhammad juga meriwayatkan dari Al A'masy, ia berkata; "Aku pernah dibacakan sebuah hadits dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan Nafi' bin Sulaiman meriwayatkan hadits ini dari Muhammad bin Abu Shalih dari ayahnya dari 'Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Abu Isa berkata; "Aku mendenga...

Hadits Bukhari No. 116

"Aku berkata, "Wahai Rasulullah, aku telah mendengar dari tuan banyak hadits namun aku lupa. Beliau lalu bersabda: "Hamparkanlah selendangmu." Maka aku menghamparkannya, beliau lalu (seolah) menciduk sesuatu dengan tangannya, lalu bersabda: "Ambillah." Aku pun mengambilnya, maka sejak itu aku tidak pernah lupa lagi." Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Al Mundzir berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik dengan redaksi seperti ini, atau dia berkata, "Menuangkan ke dalam tangannya." (HR. Bukhari: 116)

Larangan Untuk Niyahah (Meratapi Mayit)

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Asbath telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Hafshah dari Ummu 'Athiyah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah membai'at kami untuk tidak melakukan Niyahah (meratapi mayit). Maka tidak seorang wanita pun dari kami yang wafat (lalu kami meratapinya) kecuali lima orang, termasuk di antaranya adalah Ummu Sulaim." HR. Muslim