Langsung ke konten utama

Translate

Cara Istri Mendapatkan Pahala Yang Besar • Aulia Izzatunisa

Assallamuallaikum warahmatullah wabarakatuh..

..MENDIDIK ANAK DIRUMAH JUGA TERMASUK KARIR..

...

Jika sekedar hanya untuk mendidik anak yang sukses didunia saja maka orang selain islam juga bisa, banyak yang sukses didunia 

Tapi untuk mendidik anak sukses Dunia juga Akhirat, perluh ibu yang lebih banyak tinggal dirumah dan fokus dengan pendidikan anak mengajarkan adab ,Al-Quran dan doa sejak kecil, mengajarkan Alif,ba,ta,

Siapa yang mengajarkam imam syafi'i
Kecil umur 7 tahun sudah hafal Al-Quran ?
Siapa yang memandikan imam malik
Kecil pagi" dan pergi ke gurunya ?
Siapa yang menghabiskan harta yang banyak untuk pendidikan guru imam Malik rabi'atur ra'yi ?

Sebagaian mereka adalah wanita janda ,
Ibu imam syafi'i, ibu imam Ahmad ,ibu Rabi'atur Ra'yi ditinggal suami berjihad sejak hamil sampai tua baru ketemu.

🍂 jika Anak adalah titipan Allah , jangan dititipkan kepada orang lain..

🍂 wanita hendaknya lebih banyak dirumah dari pada diluar untuk mendidik anak" mereka, karena mendidik anak perluh fokus dirumah.

✔ Tinggal dirumah adalah Perintah Allah.
Dalam al-Quran ,Allah azza wa jalla berfirman yang artinya ;,

"Dan hendaklah kamu tetap tinggal dirumah" kalian dan janganlah kalian dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang" jahiliyah yang dahulu, dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasulnya..
Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menggilangkan dosa dari kamu,wahai ahlu bait, dan membersihkan kamu sebersih bersihnya..(Al-Ahzab,33)

🍂 Wanita adalah pemimpin dirumah dalam hal mendidik anak"nya sedangkan suami adalah pengawas pendidikan istri dan anak"nya .orang tua adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawabanya atas kepemimpinanya..

Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda ;,

"Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan ditanya tentang yang dipimpinya,pemimpin negara adalah pemimpin dan ia akan ditanya tentang yang  pemimpinanya .seorang laki" adalah pemimpin bagi keluarganya dan ia akan ditanya tentang yang dipimpinnya .
Seorang wanita adalah pemimpin bagi anggota keluarga suaminya serta anak"nya dan ia akan ditanya tentang mereka ,seorang budak adalah pemimpin atas harta tuannya dan ia akan ditanya tentang harta tersebut..
Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan ditanya tentang yang dipimpinnya..(HR.Bukhari.893 dan Muslim 1829)..

📝 Akhwat MencariridhoAllah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah 1. dari Abu Hurairah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Imam sebagai penjamin sedangkan mu'adzin sebagai orang yang dipercaya. Ya Allah, luruskanlah para imam dan ampunilah para mu'adzin." Abu Isa berkata; "Dalam bab ini juga ada riwayat dari 'Aisyah, Sahl bin Sa'd dan Uqbah bin 'Amir." Abu Isa berkata; "Hadits Abu Hurairah diriwayatkan oleh Sufyan Ats Tsauri dan Hafsh bin Ghiyats dan beberapa orang dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Asbath bin Muhammad juga meriwayatkan dari Al A'masy, ia berkata; "Aku pernah dibacakan sebuah hadits dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan Nafi' bin Sulaiman meriwayatkan hadits ini dari Muhammad bin Abu Shalih dari ayahnya dari 'Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Abu Isa berkata; "Aku mendenga...

Hadits Bukhari No. 116

"Aku berkata, "Wahai Rasulullah, aku telah mendengar dari tuan banyak hadits namun aku lupa. Beliau lalu bersabda: "Hamparkanlah selendangmu." Maka aku menghamparkannya, beliau lalu (seolah) menciduk sesuatu dengan tangannya, lalu bersabda: "Ambillah." Aku pun mengambilnya, maka sejak itu aku tidak pernah lupa lagi." Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Al Mundzir berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik dengan redaksi seperti ini, atau dia berkata, "Menuangkan ke dalam tangannya." (HR. Bukhari: 116)

Larangan Untuk Niyahah (Meratapi Mayit)

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Asbath telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Hafshah dari Ummu 'Athiyah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah membai'at kami untuk tidak melakukan Niyahah (meratapi mayit). Maka tidak seorang wanita pun dari kami yang wafat (lalu kami meratapinya) kecuali lima orang, termasuk di antaranya adalah Ummu Sulaim." HR. Muslim