Langsung ke konten utama

Translate

Nasi Goreng Pedas - Marimasak

2 jenis bahan makanan yang wajib ada di rumah (versi saya) adalah bumbu nasi goreng dan mie instan! saat mager atau memang ga boleh kemana2 2 bahan itu bisa diandalin. seperti saya yg lagi cacar dan ga boleh kemana2 plus di rumah sendirian wkwk untung ada bakso ayam bisa jadi campuran di nasgornya. usahakan bumbu dasar seperti baput, bamer, cabe juga selalu ada ya 😁
.
Nasi Goreng Spesial (pedas)
bahan :
2-3 porsi nasi putih
1/8 kol, iris tipis
2 biji bakso ayam, potong bagi 16
2 butir telur
1 siung bawang putih,geprek dan cincang halus
2 siung bawang merah, iris tipis
2 biji cabe rawit, iris
1 biji cabe merah besar, iris tipis
1 bks bumbu nasi goreng enak.co
1 sdm kecap manis
lada dan masako sesuai selera
garam secukupnya

caranya :
1. kocok telur, tambahkan bawang putih dan garam. goreng orak arik beserta bakso ayam
2. dalam satu wadah, campurkan nasi, lada, garam, kecap manis, masako, dan bumbu nasi goreng.
3. tumis bawang merah hingga sedikit wangi, masukkan cabe.
4. masukkan nasi beserta campurannya.  aduk rata
5. sambil diaduk masukkan kol, telur orak arik dan bakso ayam
6. koreksi rasa & sajikan
.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah 1. dari Abu Hurairah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Imam sebagai penjamin sedangkan mu'adzin sebagai orang yang dipercaya. Ya Allah, luruskanlah para imam dan ampunilah para mu'adzin." Abu Isa berkata; "Dalam bab ini juga ada riwayat dari 'Aisyah, Sahl bin Sa'd dan Uqbah bin 'Amir." Abu Isa berkata; "Hadits Abu Hurairah diriwayatkan oleh Sufyan Ats Tsauri dan Hafsh bin Ghiyats dan beberapa orang dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Asbath bin Muhammad juga meriwayatkan dari Al A'masy, ia berkata; "Aku pernah dibacakan sebuah hadits dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan Nafi' bin Sulaiman meriwayatkan hadits ini dari Muhammad bin Abu Shalih dari ayahnya dari 'Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Abu Isa berkata; "Aku mendenga...

Hadits Bukhari No. 116

"Aku berkata, "Wahai Rasulullah, aku telah mendengar dari tuan banyak hadits namun aku lupa. Beliau lalu bersabda: "Hamparkanlah selendangmu." Maka aku menghamparkannya, beliau lalu (seolah) menciduk sesuatu dengan tangannya, lalu bersabda: "Ambillah." Aku pun mengambilnya, maka sejak itu aku tidak pernah lupa lagi." Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Al Mundzir berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik dengan redaksi seperti ini, atau dia berkata, "Menuangkan ke dalam tangannya." (HR. Bukhari: 116)

Larangan Untuk Niyahah (Meratapi Mayit)

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Asbath telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Hafshah dari Ummu 'Athiyah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah membai'at kami untuk tidak melakukan Niyahah (meratapi mayit). Maka tidak seorang wanita pun dari kami yang wafat (lalu kami meratapinya) kecuali lima orang, termasuk di antaranya adalah Ummu Sulaim." HR. Muslim