Langsung ke konten utama

Translate

Cemilan Tahu Crispy - Marimasak

emang cuma ayam aja yang crispy 😜 tahu juga bisa, kalau veget bs pake resep ini yah 😁
.
Tahu Crispy Bumbu Bali

Bahan :
3 biji bawang merah
1 biji bawang putih
1 cm kunyit
1 cm jahe
1/2 sdm ketumbar
1/2 sdm lada hitam
merica sesuai selera
garam sesuai selera
kaldu bubuk
2sdm tepung tapioka
6sdm tepung terigu
1butir telur
1/2kg tahu, potong tipis

caranya:
1. haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit,jahe,ketumbar,lada hitam,1 butir telur dengan blender.
3. tambahkan garam, merica, dan kaldu bubuk. olesi tahu dengan bumbu halus, diamkan semalam supaya bumbu meresap.
4. bahan kering : campur tepung terigu, tapioka, garam, merica, dan kaldu bubuk
5. lapisi tahu dengan tepung, lalu goreng
6. goreng dengan api sedang sampai setengah matang, lalu dengan api besar supaya makin crispy
.
#tahucrispy #reseptahucrispy #reseprumahan #resepmudah #doyanmasak #doyancooking

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah 1. dari Abu Hurairah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Imam sebagai penjamin sedangkan mu'adzin sebagai orang yang dipercaya. Ya Allah, luruskanlah para imam dan ampunilah para mu'adzin." Abu Isa berkata; "Dalam bab ini juga ada riwayat dari 'Aisyah, Sahl bin Sa'd dan Uqbah bin 'Amir." Abu Isa berkata; "Hadits Abu Hurairah diriwayatkan oleh Sufyan Ats Tsauri dan Hafsh bin Ghiyats dan beberapa orang dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Asbath bin Muhammad juga meriwayatkan dari Al A'masy, ia berkata; "Aku pernah dibacakan sebuah hadits dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan Nafi' bin Sulaiman meriwayatkan hadits ini dari Muhammad bin Abu Shalih dari ayahnya dari 'Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Abu Isa berkata; "Aku mendenga...

Hadits Bukhari No. 116

"Aku berkata, "Wahai Rasulullah, aku telah mendengar dari tuan banyak hadits namun aku lupa. Beliau lalu bersabda: "Hamparkanlah selendangmu." Maka aku menghamparkannya, beliau lalu (seolah) menciduk sesuatu dengan tangannya, lalu bersabda: "Ambillah." Aku pun mengambilnya, maka sejak itu aku tidak pernah lupa lagi." Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Al Mundzir berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik dengan redaksi seperti ini, atau dia berkata, "Menuangkan ke dalam tangannya." (HR. Bukhari: 116)

Larangan Untuk Niyahah (Meratapi Mayit)

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Asbath telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Hafshah dari Ummu 'Athiyah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah membai'at kami untuk tidak melakukan Niyahah (meratapi mayit). Maka tidak seorang wanita pun dari kami yang wafat (lalu kami meratapinya) kecuali lima orang, termasuk di antaranya adalah Ummu Sulaim." HR. Muslim