Langsung ke konten utama

Translate

Bakso Ayam Simple - Marimasak

Bakso ayam yang super duper mudah nya dibuat, tanpa perlu es batu dan tepung bakso. Dari bakso nya dan kuah nya saya menggunakan banyak bawang putih goreng agar bakso semakin sedap meskipun tanpa tambahan penyedap instan.
.
Bakso Ayam
.

.
Hasil jadi sekitar 60 butir bakso ukuran sedang
.
Bahan bakso:
- 500 gr ayam giling
- 4 sdm munjung tepung tapioka/kanji
- 2 butir putih telur
- 1 1/2 sdm garam
- 1 sdt gula pasir
- 1 sdt merica bubuk
- 5 siung bawang putih, iris tipis
- 3 buah bawang merah, iris tipis
.
Bahan kuah:
- 1 liter air (bisa menggunakan kaldu ayam)
- 2 siung bawang putih, memarkan
- 2 sdm bawang putih, iris tipis dan goreng
- 1 sdm bawang merah, iris tipis dan goreng
- 1 1/2 sdt garam
- 1/2 sdt merica bubuk
- Secukup nya seledri cincang
.
Cara membuat:
1. Goreng duo bawang hingga matang berwarna kuning keemasan (jangan sampai terlalu coklat mendekati gosong). Haluskan.

2. Masukkan semua bahan dan duo bawang halus ke dalam wadah. Aduk hingga bahan tercampur rata. Koreksi rasa dengan cara merebus sedikit adonan bakso, sesuaikan rasa sesuai selera.

3. Bulatkan bakso dengan 2 sendok makan. Rebus di air mendidih hingga bakso mengapung. Tiriskan.

4. Membuat kuah: Siapkan panci untuk bakso, tambahkan 2 sdm minyak sayur dan panaskan dengan api kompor sedang hingga minyak panas. Masukkan bawang putih dan tumis hingga harum, kecoklatan dan keluar asap dan langsung tuangkan air. Masukkan semua bahan kuah bakso kecuali seledri. Rebus hingga mendidih dan koreksi rasa. Masukkan bakso secukup nya. Rebus kembali sebentar dan matikan api kompor. Sajikan hangat dengan suun, sayur, bawang goreng dan daun seledri. Yamieehh!
.
Note:
- silakan jika ingin menambahkan penyedap instan di bahan bakso maupun di kuah nya.
- saya menghaluskan duo bawang goreng untuk bakso menggunakan punggung sendok di atas piring karena jika menggunakan cobek duo bawang lengket di cobek nya. Namun kembali sesuai selera ya cara menghaluskan nya 😉
.
#resep #resepmasakan #resepmakanan #resepyummy #resepmasakanindonesia #resepdapur #resepmasakannusantara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah 1. dari Abu Hurairah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Imam sebagai penjamin sedangkan mu'adzin sebagai orang yang dipercaya. Ya Allah, luruskanlah para imam dan ampunilah para mu'adzin." Abu Isa berkata; "Dalam bab ini juga ada riwayat dari 'Aisyah, Sahl bin Sa'd dan Uqbah bin 'Amir." Abu Isa berkata; "Hadits Abu Hurairah diriwayatkan oleh Sufyan Ats Tsauri dan Hafsh bin Ghiyats dan beberapa orang dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Asbath bin Muhammad juga meriwayatkan dari Al A'masy, ia berkata; "Aku pernah dibacakan sebuah hadits dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan Nafi' bin Sulaiman meriwayatkan hadits ini dari Muhammad bin Abu Shalih dari ayahnya dari 'Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Abu Isa berkata; "Aku mendenga...

Hadits Bukhari No. 116

"Aku berkata, "Wahai Rasulullah, aku telah mendengar dari tuan banyak hadits namun aku lupa. Beliau lalu bersabda: "Hamparkanlah selendangmu." Maka aku menghamparkannya, beliau lalu (seolah) menciduk sesuatu dengan tangannya, lalu bersabda: "Ambillah." Aku pun mengambilnya, maka sejak itu aku tidak pernah lupa lagi." Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Al Mundzir berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik dengan redaksi seperti ini, atau dia berkata, "Menuangkan ke dalam tangannya." (HR. Bukhari: 116)

Larangan Untuk Niyahah (Meratapi Mayit)

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Asbath telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Hafshah dari Ummu 'Athiyah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah membai'at kami untuk tidak melakukan Niyahah (meratapi mayit). Maka tidak seorang wanita pun dari kami yang wafat (lalu kami meratapinya) kecuali lima orang, termasuk di antaranya adalah Ummu Sulaim." HR. Muslim