Langsung ke konten utama

Translate

Ayam Goreng Tradisional - Marimasak

ㅤㅤ
AYAM GORENG Tradisional
.
BAHAN:
1 ekor ayam ukuran sedang (kurang lebih 1.000 gram), potong sesuai selera
1 buah jeruk lemon, ambil airnya
400 ml santan
2 cm lengkuas, memarkan
2 lembar daun salam, sobek2
2 lembar daun jeruk, sobek2
1/2 sdm gula
1 1/2 sdm garam
Secukupnya minyak untuk menumis dan menggoreng ayam
.
BUMBU HALUS:
6 buah bawang merah
4 siung bawang putih
3 buah kemiri
1/2 sdt kunyit bubuk
1/2 sdm ketumbar bubuk
1 cm jahe
.
CARA MEMBUAT:
1. Lumuri ayam dengan air jeruk lemon, diamkan 10 menit. Cuci bersih.
2. Siapkan panci presto, tumis bumbu halus, lengkuas, daun salam dan daun jeruk sampai harum. Masukkan ayam. Aduk2 sampai ayam berubah warna. Tambahkan santan. Beri gula dan garam. tutup panci presto. Biarkan selama 10 menit, sampai bunyi mendesis. Lalu kecilkan api, biarkan 10 menit lagi. Lalu matikan kompor. Tunggu dingin, buka panci. Siap di goreng
3. Panaskan minyak, goreng ayam sampai matang, berwarna kuning kecoklatan.
4. Angkat dan sajikan.
.
Resep dari @fitrisasmaya
.
#resep #resepmasakan #resepmakanan #resepyummy #resepmasakanindonesia #resepdapur #resepmasakannusantara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah

Riwayat Hadits Dari Abu Hurairah 1. dari Abu Hurairah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Imam sebagai penjamin sedangkan mu'adzin sebagai orang yang dipercaya. Ya Allah, luruskanlah para imam dan ampunilah para mu'adzin." Abu Isa berkata; "Dalam bab ini juga ada riwayat dari 'Aisyah, Sahl bin Sa'd dan Uqbah bin 'Amir." Abu Isa berkata; "Hadits Abu Hurairah diriwayatkan oleh Sufyan Ats Tsauri dan Hafsh bin Ghiyats dan beberapa orang dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Asbath bin Muhammad juga meriwayatkan dari Al A'masy, ia berkata; "Aku pernah dibacakan sebuah hadits dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan Nafi' bin Sulaiman meriwayatkan hadits ini dari Muhammad bin Abu Shalih dari ayahnya dari 'Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Abu Isa berkata; "Aku mendenga...

Hadits Bukhari No. 116

"Aku berkata, "Wahai Rasulullah, aku telah mendengar dari tuan banyak hadits namun aku lupa. Beliau lalu bersabda: "Hamparkanlah selendangmu." Maka aku menghamparkannya, beliau lalu (seolah) menciduk sesuatu dengan tangannya, lalu bersabda: "Ambillah." Aku pun mengambilnya, maka sejak itu aku tidak pernah lupa lagi." Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Al Mundzir berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik dengan redaksi seperti ini, atau dia berkata, "Menuangkan ke dalam tangannya." (HR. Bukhari: 116)

Larangan Untuk Niyahah (Meratapi Mayit)

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Asbath telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Hafshah dari Ummu 'Athiyah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah membai'at kami untuk tidak melakukan Niyahah (meratapi mayit). Maka tidak seorang wanita pun dari kami yang wafat (lalu kami meratapinya) kecuali lima orang, termasuk di antaranya adalah Ummu Sulaim." HR. Muslim